LogoPage Newsletter, Januari 2022 ~blog/2022/1/5/thumbnail 1
Page Newsletter, Januari 2022 ~blog/2022/1/5/thumbnail 1

Newsletter, Januari 2022

6 Tren Teknologi yang Mempengaruhi Sektor Keamanan di 2022

1. Secara keseluruhan terkoneksi ke berbagai lingkungan hybrid

Untuk pengguna akhir (End User) teknologi – dari konsumen yang menggunakan ponsel mereka hingga personel keamanan yang mengelola pengawasan video arsitektur teknologi yang digunakan untuk memberikan layanan menjadi tidak terlihat. Apakah pemrosesan berlangsung di perangkat, server lokal, atau di pusat data dengan jarak yang jauh tidak menjadi masalah: semuanya hanya 'terhubung'.

Tahun lalu kita berbicara tentang dunia yang 'horizontal', di mana kombinasi cloud, server lokal, dan teknologi terkemuka akan semakin sering digunakan bersamaan, masing-masing menggunakan kekuatannya, dalam apa yang disebut solusi hybrid.

Ini tidak berubah, tetapi sangatlah jelas bahwa pertanyaan tentang arsitekter itu unik untuk setiap pelanggan, dan perlu mempertimbangkan sumber daya dan kebijakan internal, dan faktor eksternal seperti peraturan lokal dan internasional.

Sebagai vendor solusi keamanan, bukanlah keputusan kami untuk menentukan lingkungan dan arsitektur yang harus digunakan pelanggan, melainkan melengkapi mereka dengan alat dan fleksibilitas untuk memutuskan solusi terbaik di situasi mereka yang unik.

Mengingat bahwa 'keterhubungan' telah menjadi dasar atau asal mula, kami percaya bahwa sebagian besar solusi pengawasan pada akhirnya akan menjadi hybrid – memang, banyak yang sudah – yang dengan sendirinya memiliki implikasi.

2. Cybersecurity lahir dari sebuah skeptisme yang sehat

Kami tidak selalu berfikir bahwa skeptisme merupakan sebuat hal positif, tetapi terkait dengan cybersecurity hal ini bisa menjadi bijak.

Miliaran koneksi yang sekarang ada diantara perangkat-perangkat, jaringan, dan pusat data telah membuat konsep pengamatan perimeter di sekitar organisasi mana pun hampir sepenuhnya usang. Dinding-dinding yang sebelumnya mungkin ada menjadi dapat ditembus, dan sebuah pendekatan baru terhadap keamanan telah muncul: jaringan tanpa kepercayaan (Zero Trust Network).

Pembaca regular dari posting tren teknologi tahunan mungkin mempertanyakan perpindahan ke ‘Zero Trust Network’ sebagai tren untuk tahun 2022, mengingat hal itu disebutkan dalam posting tahun lalu. Tapi sementara setahun yang lalu kami meramalkan percepatan cepat menuju arsitektur jaringan tanpa kepercayaan, sekarang kami mempercayai hal itu sebagai pendekatan dasar. Pandemi COVID-19 juga berperan di sini, karena pekerjaan yang lebih fleksibel membuat lebih banyak perangkat yang sebelumnya digunakan di dalam dinding organisasi dapat terhubung dari jarak yang jauh melalui internet publik.

Ketika jaringan tanpa kepercayaan berarti bahwa profil keamanan setiap perangkat dan aplikasi yang terhubung ke jaringan dievaluasi secara independen setiap kali terhubung, pernyataan ini memiliki implikasi yang signifikan untuk sektor pengawasan video. Firmware yang ditandatangani, pembaruan perangkat lunak reguler, pengaktifan aman, data/video terenkripsi, dan identitas aman akan menjadi faktor kebersihan dalam solusi pelanggan, beralih dari 'bagus untuk dimiliki' menjadi 'harus dimiliki'.

3. Mengautentifikasi segalanya

Saat mengambil pendekatan ‘zero trust’ pada cybersecurity adalah berfokus pada autentifikasi kredensial dari perangkat dan aplikasi yang terkoneksi, kemampuan untuk menyusun autentifikasi dari pengawasan video itu sendiri adalah fundamental untuk mempercayai nilai yang dimilikinya.

Merusak video setelah diambil, bersama dengan peningkatan kecanggihan dalam membuat gambar yang dimanipulasi, membuat kita mungkin melihat keaslian rekaman pengawasan video yang lebih sering dipertanyakan.

Oleh karena itu, sangat penting bahwa pengawasan video dapat disangkal sebagai video asli. Pendekatan kami adalah menambahkan tanda tangan digital ke dalam aliran video pada titik pengambilan – hash di setiap bingkai video – memberikan bukti bahwa video tersebut diproduksi di dalam kamera tertentu dan belum pernah diubah sejak saat itu.

Tetapi ini adalah masalah bagi industri keamanan secara keseluruhan. Oleh karena itu sangatlah penting bagi industri untuk menyelaraskan di belakang inisiatif guna menstandarisasi pendekatan untuk mengamankan keaslian rekaman video yang diambil oleh kamera pengintai video, idealnya didasarkan pada perangkat lunak dan inisiatif open source.

4. AI menjadi ditetapkan dan diterima (dengan pengontrolan yang layak)

Teknologi ini terlihat tidak mungkin untuk menulis tren teknologi tanpa AI (Artificial Intelegence). Banyak yang membantah kalau AI tidak lagi sebuah trend, dan sebuah AI ‘jin’ tentu jelas diluar lingkup. Sudah jelas, kita semua memakai dan terpapar pada AI dan servis pembelajaran mendalam (Deep-learning-based) dalam skala keseharian.

Pandangan tetap bahwa teknologi itu sendiri tidak boleh diatur,tetapi penggunaan dari sebuah teknologi diharuskan. Peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pengembangan dan penggunaan teknologi dan aplikasi berbasis AI harus dikembangkan di tingkat lokal, regional, dan internasional. Dan tak perlu dikatakan bahwa itu harus dipatuhi oleh setiap organisasi yang menggunakan AI.

Meskipun kami masih positif tentang potensi AI dan pembelajaran mendalam dalam pengawasan video, kami berharap untuk melihat fokus yang lebih besar pada inisiatif untuk memastikan bahwa AI diterapkan secara etis dan tanpa bias.

Ini adalah hal yang positif, dan akan menjadi lebih penting karena AI akan menjadi bagian dari setiap aspek pengawasan video. Integrasi AI yang lebih besar ke tingkat teknologi yang paling mendasar – system-on-chip (SoC) – akan melihat AI digunakan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan semua aspek kinerja pengawasan video, mulai dari konfigurasi kamera hingga kualitas gambar dan hingga analitik.

5. Covid-19 sebagai katalisator

Dampak jangka panjang dari pandemi COVID-19 dimanifestasikan dalam beberapa cara. Seperti yang disebutkan dalam posting tahun lalu, pandemi telah menjadi katalisator dalam teknologi rendah / tanpa sentuhan, banyak di antaranya sekarang tertanam secara permanen, seperti penggunaan video cerdas untuk memastikan bahwa pedoman jarak sosial dan kesehatan masyarakat dipatuhi.

Terkait dengan sektor teknologi, pandemi mengakibatkan masalah rantai pasokan yang menyebabkan berbagai organisasi mempertimbangkan bagaimana mereka membuat dan mengumpulkan komponen kunci dalam produk mereka.

Sifat 'keterhubungan' dari segala sesuatu mengartikan kekurangan global dalam semikonduktor telah menjadi masalah signifikan di banyak sektor, dimulai dari teknologi konsumen hingga manufaktur otomotif. Hal ini menyebabkan lebih banyak organisasi – Tesla, Apple dan Volkswagen di antara mereka – secara terbuka menyatakan keinginan untuk merancang semikonduktor mereka sendiri, atau system-on-a-chip (SoC) (meskipun harus ditekankan bahwa merancang SoC dan manufaktur itu adalah kegiatan yang sangat terpisah).

6. 5G menemukan tempatnya

Beberapa orang mungkin berpikir kalau kita berada di belakang kurva dalam menyoroti 5G sebagai 'tren' di sektor pengawasan mengingat teknologi ini sudah menjadi agenda utama selama beberapa tahun. Tapi kami melihat perbedaan mendasar antara 'hype' dan 'trend'. Bagi kami, teknologi baru hanya menjadi tren ketika kami mulai melihat kasus penggunaan yang berharga muncul di sektor keamanan dan pengawasan. Meskipun kami masih berpikir ini masih awal, hal ini mulai terjadi dengan 5G.

Disaat banyak hype tentang 5G terfokus di perkembangan dalam performa koneksi untuk pengaplikasian consumer, salah satu area yang lebih menarik adalah betapa ‘privatenya’ koneksi 5G yang muncul sebagai kasus penggunaan yang lebih baik di teknologi.

Kami merasa bahwa jaringan pribadi 5G menunjukkan beberapa potensi nyata untuk solusi pengawasan video di wilayah pelanggan besar atau wilayah tersebar, dan dapat membawa manfaat khusus dari perspektif keamanan siber. Tentu saja, jika pelanggan membuat jaringan 5G pribadi, maka pengawasan video perlu diintegrasikan dengan mulus. Perhatikan ruang ini.

Semua Trend dilihat dari lensa ‘sustainability’ atau keberlanjutan

Keberlanjutan tidak lagi dianggap sebagai trend. Ini perlu ditanamkan dalam semua hal yang kita lakukan: bagaimana kita merancang dan memproduksi produk, bagaimana kita menjalankan bisnis kita, kinerja pemasok kita – semuanya selaras untuk mengurangi dampak lingkungan terhadap kita, dan beroperasi dengan cara yang etis dan dapat dipercaya. Di mana pun tren teknologi tampaknya menghadirkan peluang, tren tersebut juga perlu diperiksa melalui lensa apakah dapat dikembangkan dan dibawa ke pasar secara berkelanjutan.

Dari efisiensi daya dan bahan yang digunakan (dan digunakan kembali) dalam kamera, hingga dimana dan bagaimana mereka diproduksi dan dikirim, hingga implikasi etis dari teknologi dan praktik bisnis baru, menginterogasi tren terhadap kriteria keberlanjutan adalah hal yang penting untuk mengidentifikasinya.

2022 tidak diragukan lagi akan menjadi tahun yang memukau; salah satu yang memukau bukan berarti tanpa tantangan tetapi yang juga akan membawa peluang yang signifikan. Seperti biasa, kami melihat ke depan dengan optimisme.

Sumber : Asmag.com