a a a a a
logo

News & Events

<b><p style="color:#003366;">Dari bahasa alami hingga agen AI: Tren terbaru dalam VMS</p></b>

Dari bahasa alami hingga agen AI: Tren terbaru dalam VMS

VMS atau video management software adalah komponen penting dalam sistem pengawasan video (video surveillance system). Saat ini, solusi VMS semakin banyak dilengkapi dengan fitur-fitur canggih dan kuat untuk lebih memenuhi kebutuhan serta tuntutan pengguna. Artikel ini membahas beberapa tren terbaru dan paling populer dalam dunia VMS.

Natural Language

Saat ini, semakin banyak produk VMS yang dilengkapi dengan kemampuan natural language, yang memungkinkan pengguna untuk menetapkan aturan atau melakukan pencarian dengan lebih mudah.

“Natural language processing telah menjadi salah satu fondasi utama dalam VMS, memungkinkan pengguna untuk mencari rekaman video menggunakan bahasa percakapan. Misalnya, pengguna dapat mengetik atau mengucapkan pertanyaan seperti: ‘Tunjukkan semua kejadian mobil merah yang masuk ke area parkir antara pukul 2 siang hingga 4 sore kemarin,’” ujar Joakim Tullberg, Global Product Manager di Axis Communications. “Kemampuan untuk mencari berbagai jenis objek, bahkan di luar kategori yang telah ditentukan sebelumnya, semakin memperluas kapabilitas ini.”

“Dalam satu hingga dua tahun terakhir, smart search berbasis natural language telah menjadi tema utama di industri ini,” kata Eric Won, Deputy Manager Overseas Sales Team di Innodep. “Kemampuan untuk melakukan pencarian di berbagai titik metadata melalui bahasa alami yang intuitif—alih-alih harus mengklik secara manual atribut objek yang sudah ditentukan—memberikan manfaat besar bagi pengguna akhir. Hal ini secara signifikan menyederhanakan proses forensik.”

AI Agents

AI sudah menjadi tren dalam VMS selama beberapa waktu. Saat ini, solusi VMS tidak hanya dilengkapi dengan AI, tetapi juga AI agents, yang dapat mengotomatisasi tugas-tugas rutin dan berulang, sehingga meningkatkan efisiensi operasional bagi tim keamanan yang mengelola lingkungan yang besar dan kompleks.

“AI agents semakin banyak diintegrasikan ke dalam VMS untuk pengenalan objek dan perilaku secara real-time. Agen ini menjadi alat penting untuk menguji dan mengimplementasikan fitur baru, sekaligus membuka berbagai kapabilitas tambahan. Hal ini memungkinkan pengembangan perangkat lunak yang lebih efisien serta peningkatan fungsi VMS, sekaligus membebaskan sumber daya operator manusia,” ujar Tullberg.

“Kita sedang melihat pergeseran dari deteksi pasif menuju AI agents yang aktif. Ini bukan lagi sekadar alat ‘peringatan’. Mereka memahami konteks perilaku. Mereka tidak hanya melihat seseorang; mereka mengevaluasi maksudnya dan membedakan antara pengiriman rutin dan pelanggaran keamanan, serta secara proaktif menyarankan langkah selanjutnya kepada operator,” kata Pauline Lux, Senior Product Manager di TrustNXT.

Keamanan Siber dan Kemampuan Anti-Deepfake

Di tengah maraknya serangan siber dan penyebaran misinformasi melalui video deepfake, solusi VMS kini menawarkan lebih banyak langkah perlindungan untuk menghadapi ancaman tersebut.

“Solusi VMS modern kini mengadopsi secure streaming (misalnya RTSPS), basis data yang terenkripsi, serta kontrol akses berbasis peran. Dari perspektif India, persyaratan keamanan siber menjadi semakin ketat, dengan sertifikasi STQC untuk VMS yang semakin diwajibkan,” ujar Sourav Das, Business Development Manager di i2V Systems.

“Kita melihat peningkatan signifikan dalam deteksi deepfake dan cryptographic watermarking. Di TrustNXT, kami percaya bahwa sebuah VMS hanya sekuat ‘Chain of Trust-nya’, yang memastikan data video tetap menjadi catatan yang tidak dimanipulasi dari realitas fisik, mulai dari lensa kamera hingga arsip penyimpanan,” kata Lux. “TrustNXT bukan VMS tradisional; kami menyediakan ‘Trust Layer’ dasar yang dibutuhkan ekosistem VMS modern agar dapat bertahan di era generative AI. Kami menawarkan SDK yang memungkinkan penyedia VMS mengintegrasikan teknologi kami langsung ke dalam lingkungan perangkat lunak mereka untuk memastikan integritas data sejak titik pengambilan gambar.”

Cloud

Saat ini, VMS hadir dengan fitur cloud yang semakin lengkap, memungkinkan pengguna menikmati berbagai manfaat seperti skalabilitas, daya komputasi tanpa batas, serta kemampuan manajemen jarak jauh.

“Meski pasar Korea relatif lebih lambat dalam mengadopsi cloud video surveillance karena regulasi keamanan, pemantauan berbasis cloud untuk lokasi-lokasi terpencil sangat aktif di wilayah seperti Amerika Serikat. Menanggapi tren global ini serta kebutuhan sektor swasta domestik, Innodep telah meluncurkan seri VUNex yang memungkinkan pengguna memanfaatkan integrasi cloud dan aplikasi mobile dengan lebih mudah,” kata Won.

Perlu dicatat juga bahwa solusi hybrid kini sangat diminati karena menawarkan keunggulan dari kedua pendekatan tersebut.

“Model hybrid cloud semakin menjadi pilihan utama. Lembaga keuangan memodernisasi sistem mereka secara bertahap, memilih area di mana cloud memberikan nilai tambah—seperti berbagi video, manajemen terpusat, dan alur kerja investigasi—sambil tetap mempertahankan sistem yang paling optimal dijalankan secara on-premises,” ujar Matt Tengwall, SVP and General Global Manager di Verint Fraud and Security Solutions.

Integrasi dan Pengalaman Pengguna

Integrasi dan interoperabilitas juga menjadi tren dalam VMS, di mana berbagai sistem keamanan disatukan dalam satu platform.

“Video tidak lagi menjadi sistem yang berdiri sendiri—semakin sering terhubung dengan kontrol akses, alarm, sensor, dan sumber data eksternal. Hal ini menciptakan gambaran operasional yang lebih lengkap, di mana setiap kejadian dapat diverifikasi dan dipahami dalam konteksnya, bukan secara terpisah,” ujar Greg Colaluca, CEO Intellicene.

Integrasi seperti ini menegaskan pentingnya keterbukaan dalam solusi VMS.

“Kecepatan inovasi membuat platform terbuka menjadi semakin penting dari sebelumnya. Tidak ada satu vendor pun yang dapat mengimbanginya sendirian. Pendekatan yang paling siap menghadapi masa depan adalah ekosistem terbuka, di mana Anda dapat mengintegrasikan alat AI baru dan beradaptasi dengan cepat,” ujar Barry Norton, Fellow di Milestone Systems. “VMS berbasis platform terbuka adalah solusi yang dapat dikustomisasi, lebih siap menghadapi masa depan, serta siap untuk kebutuhan teknologi dan data di masa mendatang.”

“Fokus pada platform terbuka semakin meningkat. Organisasi menyadari seberapa cepat teknologi berkembang dan menjadi lebih berhati-hati terhadap ekosistem tertutup yang membatasi fleksibilitas. Arsitektur terbuka, yang didukung oleh API dan SDK, memungkinkan tim untuk mengintegrasikan video ke dalam sistem yang lebih luas serta beradaptasi ketika kebutuhan berubah. Nx Witness dirancang dengan pendekatan ini, tetap hardware-agnostic dan siap untuk integrasi,” ujar Joel Lahnstein, Marketing Operations Manager di Network Optix.

Perlu dicatat bahwa platform VMS yang sangat terintegrasi juga dapat meningkatkan pengalaman pengguna, di mana pengguna dapat melihat, mengelola, dan mengontrol sistem keamanan mereka dari satu dashboard.

“Kemudahan penggunaan tetap menjadi kebutuhan utama. Seberapa pun canggihnya sebuah sistem, ia harus tetap intuitif bagi operator, mudah dipelajari, serta sederhana untuk diterapkan dan diperluas oleh tim IT dan developer. Nx Witness terus berfokus pada pengalaman yang efisien, mengurangi kompleksitas tanpa membatasi kapabilitas,” kata Lahnstein.

Sumber: Asmag
News & Events <b><p style="color:#003366;">Dari bahasa alami hingga agen AI: Tren terbaru dalam VMS</p></b>
Reviews System WIDGET PACK
,
Site Developed by Inti Karya Teknologi
Switch to Desktop Version